About Me

  Name: Asmawati Sy
  Home: Pekanbaru, Riau, Indonesia
  About Me: Saya ingin telusuri dunia, mencari tahu kebesaran yang telah Dia curahkan kepada seluruh makhluk-Nya. Agar saya bisa berada di pengungsian terakhir bersama kekasih-Nya.
  See my complete profile
   KarYa
   Arsip Ku
   Links
   Template by
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
Blogger templates
  Free Download
Google

 
Tuesday, May 22, 2007
Sejarah
Dibalik Perperangan

Awal keberadaan umat manusia sendiri perang telah ada. Kebutuhan ekonomi dan politik yang saling bersaing telah mengiringi manusia untuk saling mengangkat senjata melawan antara satu dengan yang lainnya. Perkembangan senjata dan tentara yang bersamaan tumbuh semakin dasyat dan bahkan merusak. Abad ke-20 bisa kita lihat adalah abad paling bersejarah disepanjang sejarah dunia memakan korban jiwa bahkan babak paling berdarah. Pada masa ini yang mana untuk pertama kalinya manusia diperkenalkan dengan sejarah berdarah “Perang Dunia”.Perang Dunia 1 dan ke-2 menelan korban 65 juta jiwa. Sekitar separuh dari peristiwa ibi adalah warga sipil yang tidak tahu memau bahkan tidak ada hubungannya dengan peristiwa ini. Anak-anak, wanita, orang tua yang tidak berdaya sama-sama dibantai secara kejam yang tidak ada prikemanusiaan. Sehingga kita mungkin kita bertanya, bagai mana dunia bisa berada di antara kegilaan seperti ini? Manusia begitu mudah mengorbankan bangsanya bahkan bangsa lain, ada pemikiran apa dibalik kekejaman ini?
Sepanjang sejarah, perang telah menimbulkan korban dan penderitaan yang hebat pada masyarakat. Sejumlah nabi yang diutus kepada manusia sebagai utusan Allahtelah memperingatkan mereka akan malapetaka:

Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Madyan, saudara mereka Syu’aib, maka ia berkata, “ Hai kaumku, sembahlah olehmu Allah, harapkanlah (pahala) hari akhir, dan jangan kamu berkeliaran di muka bumi berbuat kerusakan
(QS. Al Ankabut:36)

Melalui suara nabi, bangsa Israel berjanji kepada Allah untuk tidak menumpahkan darah:

Dan (ingatlah), ketika kami mengambil janji dari kamu yaitu: kamu tidak akan menumpahkan darahmu (membunuh orang), dan kamu tidak akan mengusir dirimu (saudaramu sebangsa) dari kampung halamanmu, kemudian kamu berikrar (akan memenuhinya) sedang kamu mempersaksikannya
(QS.Al Baqaroh:84)

Sekarang apa yang kita lihat dari bentuk perperangan ini, ketika meraka berjanji untuk tidak menumpahkan darah hal ini masih saja kita lihat di pelistine, irak, timor leste, bahkan dinegeri kita sendiri aceh, sulawesi konflik perperangan ini masih saja berada di antara, katanya Negara Merdeka tapi rakyat menderita. Pemerintah terkesan sangat lambat dalam menangani maslah ini sementara korban jiwa selalu bertambah. Banyak orang kehilangan saudaranya atau harus meninggalkan saudaranya atau harus meninggalkan rumahnya. Penyebab utama di balik malapetaka masyarakat ini adalah ambisi politik dan kepentingan kalangan dengan paham tertentu. Membuat kerusakan, yang disebabkan oleh cita-cita duniawi membuat orang ingkar kepada Allah. Allah melarang manusia menyebabkan kerusakan di muka bumi:

Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah Allah memperbaikinyadan berdo’alah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. (QS.Al A’raaf:56)
posted by Asmawati Sy @ 9:02 AM  
0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
 
 
© Jiwa Merasa, Fisik Bekerja, Berkaryalah Penuh Makna
Templates by Blogger Templates
   Waktu PekanbaRu
   JeJaK KawaN
    Name :
    Web URL :
    Message :
   Kenalan Yook
    oggix.com : <a href=http://oggix.com> Free Shoutbox & Complete Blog Tools</a>
   Best Links
   Ukiran Kawan