About Me

  Name: Asmawati Sy
  Home: Pekanbaru, Riau, Indonesia
  About Me: Saya ingin telusuri dunia, mencari tahu kebesaran yang telah Dia curahkan kepada seluruh makhluk-Nya. Agar saya bisa berada di pengungsian terakhir bersama kekasih-Nya.
  See my complete profile
   KarYa
   Arsip Ku
   Links
   Template by
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
Blogger templates
  Free Download
Google

 
Wednesday, May 30, 2007
Serba-Serbi
Asli atau Palsu

Kasur,Guling dan bantal
Emmmmhh…empuk sekali
Boneka pooh
Selalu menemani istirahatku
Embusan angin menyapa kulitku
Mataku masih antara sadar dan tidak sadar
Mencari sumber angin
Oh…ternyata kipasku
Mataku kembali bermain
Mencari detak-detik yang berbunyi
Kutemukan jam disamping kasurku
Ah….aku kaget sekali
Samapi terperangah, ternyata sudah jam 8.00
Telat…telet…telet…..
Tanganku menyambar handuk
Mandi…mandi….mandi….
Bathinku bertengkar
Gara-gara LP (Lalok Pagi) aku telat. Huuuuuh…
Eh…ternyata aku mimpi…:-)
(Maklum, belakangan ini sering LP,memanfaatkan waktu yang ada.. he.he.he.he.he) jadi terinspirasi…:-)
posted by Asmawati Sy @ 9:13 AM   0 comments
Wednesday, May 23, 2007
Tafakur 1
6 Pertanyaan Untuk renungan kita bersama

1. Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ?
2. Apa yang paling jauh dari kita di dunia ?
3. Apa yang paling besar di dunia ?
4. Apa yang paling berat di dunia ?
5. Apa yang paling ringan di dunia ?
6. Apa yang paling tajam di dunia ?

Suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam Al Ghozali bertanya....

Pertama : “Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?"
Murid-muridnya menjawab "orang tua,guru,kawan,dan sahabatnya". Imam Ghozali menjelaskan semua jawapan itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "MATI". Sebab itu sememangnya janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. (Ali Imran 185)

Kedua : "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?"
Murid -muridnya menjawab "negara Cina, bulan, matahari dan bintang - bintang". Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahawa semua jawapan yang mereka berikan itu adalah benar. Tapi yang paling benar adalah "MASA LALU". Walau dengan apa cara sekalipun kita tidak dapat kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.

Ketiga : "Apa yang paling besar di dunia ini?"
Murid-muridnya menjawab, "gunung, bumi dan matahari". Semua jawapan itu benar kata Imam Ghozali. Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah "NAFSU" (Al A'Raf 179).
Maka kita harus berhati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka.

Keempat : "Apa yang paling berat di dunia ini?"
Ada yang menjawab "besi dan gajah". Semua jawapan adalah benar, kata Imam Ghozali, tapi yang paling berat adalah "MEMEGANG AMANAH" (Al Ahzab 72).
Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka untuk menjadi kalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah SWT, sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka karena ia tidak dapat memegang amanahnya.

Kelima : "Apa yang paling ringan di dunia ini?"
Ada yang menjawab "kapas, angin, debu dan daun-daunan". Semua itu benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling ringan di dunia ini adalah meninggalkan Sholat. Gara-gara pekerjaan kita meninggalkan sholat, gara-gara bermesyuarat kita meninggalkan sholat.

Keenam adalah, "Apakah yang paling tajam di dunia ini?"
Murid-muridnya menjawab dengan serentak, "pedang". Benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling tajam adalah "LIDAH MANUSIA" Karena melalui lidah, Manusia selalunya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.
posted by Asmawati Sy @ 8:15 AM   1 comments
Tuesday, May 22, 2007
Dunia Anak




Anak adalah permata hati. Ialah anugrah terindah tiada tara. Hatinya putih, jiwanya bersih. islam menuju suatu kebaikan di masa yang akan datang. Mulailah memperhatikan para generasi…..karena itu penting jika kita ingin bendera islam berada berada pada puncak tertinggi dari Kebaikannya adalah dambaan. Kesalehannya adalah kecintaan. Mengharapkan kebaikan dan keshalihan anak di masa depan berarti mengondisikannya dengan segala nilai kebaikan itu sendiri dimasa sekarang. Islam sebagai tuntunan sempurna, memberikan semua nilai yang diperlukan. Tinggal sejauh mana setiap orangtua mau berpaling kepadanya. Disamping memilih pendidikan yang sarat akan agama tapi hal yang terpenting adalah pendidikan dari ‘sekolah rumah’ ataupun peran orang tua yang mengarahkan para generasi yang tertinngi.
posted by Asmawati Sy @ 9:44 AM   1 comments
Mutiara Kata
Janganlah menunggu ucapan terimakasih dari orang lain. Cukuplah bagi mu pahala dari Dzat yang menjadi tempat bergantung segala sesuatu. Kamu tidak mempunyai tanggung jawab terhadap orang yang ingkar, dengki dan iri.

Sucikan harimu dari dengki, bersihkan dari iri, keluarkan amarah darinya dan singkirkan kebencian darinya.


Perbaharui hidupmu, buatlah jalan hidupmu bervariasi dan ubahlah rutinitas yang selama ini kamu jalani dalam hidupmu.

Optimislah dan jangan pesimis serta putus asa. Hendaklah kamu berbaik sangka kepada Rabb-mu, tunggulah datangnya segala kebaikan dan keindahan dari-Nya


Iman dapat mengenyahkan kekhawatiran dan menghilangkan kesedihan. Iman merupakan kekasih orang-orang yang beriman kepada Allah dan hiburan para ahli ibadah
posted by Asmawati Sy @ 9:38 AM   1 comments
Yakin Allah bersama-ku


Al- Awwal (Maha Awal)

Jagat raya yang mahaluas ini apakah memiliki permulaan? Ini pertanyaan telah mendorang manusia mencari jawabannya selama ratusan tahun. Mereka yang memahami kenyataan bahwa jagat raya memiliki Pencipta, juga percaya bahwa jagat raya memiliki permulaan. Tapi sebahagian menolak keberadaan Pencipta, karenanyamereka menyatakan bahwa alam semesta tidak memiliki permulaan. Dengan kata lain, mereka meyakini bahwa jagat raya telah ada sejak dahulu kala dan akan terus ada selamanya.

Namun, kemajuan ilmu pengetahuan dengan jelas membuktikan bahwa merka telah keliru. Sejumlah asal penjelasan tentang asal mula alam semesta telah dikemukakan sejumlah kalangan. Namun saat ini seluruh masyarakat ilmiah telah menyepakati satu hal berkenan dengan permasalahan ini. Satu penemuan ilmiah terbaru telah berhasil menjelaskan permasalahan ini.

Pada tahun 1929, Edwin Hubble menemukan bahwa alam semesta terus menerus mengembang. Bermula dari fakta tersebut, para ilmuwan merumuskan satu hipotesis penting: jika perjalanan waktu pada alam semesta yang mengembang ini dimundurkan, maka seluruh alam semesta dapat dianggap sebagai system yang sedang mengerut, seperti bintang raksasa yang semakin lama semakin mengecil. Kesimpulan yang tak terhindarkan adalah alam semesta yang semakin mengecil seiring perjalanan waktu yang dimundurkan, pada akhirnya pastilah berasal dari satu titik tunggal bervolume nol. Dengan kata lain alam semesta terbentuk dari ketiadaan dengan mengembangkan titik tunggal tersebut melalui suatu ledakan raksasa. Singkat cerita jagat raya ada permulaannya dan ada penciptanya.

Ini tak lain berarti bahwa jagat raya diciptakan oleh Pencipta yang Mahaperkasa. Pencipta Maha perkasa ini adalah Allah Yang Maha-agung. Dia-lah satu-satunya keberadaan yang ada sebelum diciptakannya makhluk hidup, planet, galaksi, seluruh alam semesta, dan bahkan waktu itu sendiri. Sebab, Dia-lah Yang Maha Awal.

Dia-lah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zhahir dan Yang Bathin dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu (QS. Al Hadid :3)

posted by Asmawati Sy @ 9:24 AM   0 comments
Sejarah
Dibalik Perperangan

Awal keberadaan umat manusia sendiri perang telah ada. Kebutuhan ekonomi dan politik yang saling bersaing telah mengiringi manusia untuk saling mengangkat senjata melawan antara satu dengan yang lainnya. Perkembangan senjata dan tentara yang bersamaan tumbuh semakin dasyat dan bahkan merusak. Abad ke-20 bisa kita lihat adalah abad paling bersejarah disepanjang sejarah dunia memakan korban jiwa bahkan babak paling berdarah. Pada masa ini yang mana untuk pertama kalinya manusia diperkenalkan dengan sejarah berdarah “Perang Dunia”.Perang Dunia 1 dan ke-2 menelan korban 65 juta jiwa. Sekitar separuh dari peristiwa ibi adalah warga sipil yang tidak tahu memau bahkan tidak ada hubungannya dengan peristiwa ini. Anak-anak, wanita, orang tua yang tidak berdaya sama-sama dibantai secara kejam yang tidak ada prikemanusiaan. Sehingga kita mungkin kita bertanya, bagai mana dunia bisa berada di antara kegilaan seperti ini? Manusia begitu mudah mengorbankan bangsanya bahkan bangsa lain, ada pemikiran apa dibalik kekejaman ini?
Sepanjang sejarah, perang telah menimbulkan korban dan penderitaan yang hebat pada masyarakat. Sejumlah nabi yang diutus kepada manusia sebagai utusan Allahtelah memperingatkan mereka akan malapetaka:

Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Madyan, saudara mereka Syu’aib, maka ia berkata, “ Hai kaumku, sembahlah olehmu Allah, harapkanlah (pahala) hari akhir, dan jangan kamu berkeliaran di muka bumi berbuat kerusakan
(QS. Al Ankabut:36)

Melalui suara nabi, bangsa Israel berjanji kepada Allah untuk tidak menumpahkan darah:

Dan (ingatlah), ketika kami mengambil janji dari kamu yaitu: kamu tidak akan menumpahkan darahmu (membunuh orang), dan kamu tidak akan mengusir dirimu (saudaramu sebangsa) dari kampung halamanmu, kemudian kamu berikrar (akan memenuhinya) sedang kamu mempersaksikannya
(QS.Al Baqaroh:84)

Sekarang apa yang kita lihat dari bentuk perperangan ini, ketika meraka berjanji untuk tidak menumpahkan darah hal ini masih saja kita lihat di pelistine, irak, timor leste, bahkan dinegeri kita sendiri aceh, sulawesi konflik perperangan ini masih saja berada di antara, katanya Negara Merdeka tapi rakyat menderita. Pemerintah terkesan sangat lambat dalam menangani maslah ini sementara korban jiwa selalu bertambah. Banyak orang kehilangan saudaranya atau harus meninggalkan saudaranya atau harus meninggalkan rumahnya. Penyebab utama di balik malapetaka masyarakat ini adalah ambisi politik dan kepentingan kalangan dengan paham tertentu. Membuat kerusakan, yang disebabkan oleh cita-cita duniawi membuat orang ingkar kepada Allah. Allah melarang manusia menyebabkan kerusakan di muka bumi:

Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah Allah memperbaikinyadan berdo’alah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. (QS.Al A’raaf:56)
posted by Asmawati Sy @ 9:02 AM   0 comments
Monday, May 14, 2007
Tafakur
Kekuatan Cinta

Bagaimana kita memandang cinta? Berapa persen rasa cinta yang ada dalam diri anda? Sudahkah anda mengaplikasikan cinta itu? Atau kata cinta menjadi phobia dalam diri anda? Ada sebuah kekuatan penuh kalau kita bermain dengan cinta. Mari kita memandang sejenak dunia remaja, bagi remaja yang mencari jati diri cinta bagi mereka saling menyayangi,mencintai antar lawan jenis. Mereka rela berkorban demi cinta versi mereka bahkan tidak jarang membantah nasehat orang tua, mereka katakan sudah tidak zamannya lagi kalau dibawa ke dunia mereka. Tetapi apakah kita sudah memberikan cinta itu kepada yang mencintai kita, cinta yang hakiki. Sekarang bagaimana kalau kita memandang dunia Rasulullah, apa yang telah dilakukanya penuh dengan cinta. Untuk menjahit bajunya yang koyak Rasululluah tidak pernah menyuruh istrinya untuk menambalnya beliau melakukan sendiri penuh dengan cinta, beliau memerah susu kambing untuk diminum dan dijual, kalau dirumah beliau selalu membantu tugas-tugas rumah tangga semua beliau lakukan dengan kekuatan cintanya tidak pernah terlihat diwajahnya kalau beliau kesal dengan apa yang telah beliau lakukan. Ketika azan berkumandang, beliau dengan kekuatan cinta meninggalkan perkerjaannya mengejar cinta hakikinya. Kekuatan yang tinggi terhadap Allah SWT dan rasa kehambaan dalam diri Rasulullah tidak merasa ketuanan dalam dirinya. Seolah-olah anugerah kemuliaan oleh Allah SWT tidak dijadikan sebab untuk merasa lebih dari yang lain ketika dihadapakan didepan umum maupun perorangan. Terbukti dengan ketika pintu surga sudah dibukakan seluas-luasnya bagi beliau malah beliau masih berdiri diwaktu sepi malam hari, terus menerus beribadah hingga beliau pernah terjatuh karena kakinya sudah tidak kuat menahan fisik dengan kemauan jiwa yang sangat tinggi. Sekarang bagaimana kita memandang cinta itu? Masihkah kita memandang cinta dengan pemahaman dangkal, atau kita sudah mampu memahami cinta dengan pemahaman yang sangat dalam. Kekuatan cinta yang kita miliki akan menentukan kinerja kita, baik dari berobahnya bentuk fisik kita misal wajah yang menjadi kusut, mulut yang komat-kamit tak karuan karena dongkol bahkan dari hasil kerja kita yang sembrautandan tidak berkualitas. Apakah kita bekerja dengan cinta atau kita bekerja tanpa cinta semuanya akan terukur dari hasil kinerja kita. Dua ukuran cinta Allah: jika kamu ingin melihat seberapa besar cinta Allah kepada kita dan selain kita, pertama lihatlah seberapa volume cintamu kepada kalamNya yaitu Al-Quran dihatimu kedua seberapa besar volume kenikmatanmu dan keasyikanmu tatkala mendengar lantunnan firmanNya. Sudahkah keasyikan itu melebihi keasyikan para pecandu musik dan nyanyian tatkala nyayian itu diperdengarkan? Sesungguhnya merupakan hal yang wajar, bahwa barangsiapa yang mencintai seorang kekasih maka suara dan pembicaraan kekasihnya adalah sesuatu yang sangat dicintai.(ibnu Qayyim,dalam Dr.Hasan bin ali Al-Hujazy)


Pekanbaru,20 Januari 2007
Ditulis disudut kota bertuah
Dengan penuh cinta
posted by Asmawati Sy @ 12:07 PM   0 comments
Lentera
Lentera kehidupan yang penuh mencekam
Perih menahan luka dihati
Tercabik-cabik, meronta kepedihan
Tidak boleh ada kata benci singgah di benakku
Meskipun dia berusaha untuk hadir
Dengan segenap usaha
Aku tidak akan pernah membuka sedikit celah pun

Aku akan melalui kehidupan ku
Meskipun aku sendiri, melawan kepedihan
Meskipun jiwa raga ku meronta
Aku akan hadapi
Aku pasti bisa melewati onak dan duri
Gelombang, ombak menghadangiku
Akan aku lewati dengan ski boatku yang indah
Meskipun dia sudah lama ada bersamaku
Sekarang aku akan membuatnya menjadi baru
Menghilangkan kesedihan dihatinya.
posted by Asmawati Sy @ 11:57 AM   0 comments
Lentera
Lentera kehidupan yang penuh mencekam
Perih menahan luka dihati
Tercabik-cabik, meronta kepedihan
Tidak boleh ada kata benci singgah di benakku
Meskipun dia berusaha untuk hadir
Dengan segenap usaha
Aku tidak akan pernah membuka sedikit celah pun

Aku akan melalui kehidupan ku
Meskipun aku sendiri, melawan kepedihan
Meskipun jiwa raga ku meronta
Aku akan hadapi
Aku pasti bisa melewati onak dan duri
Gelombang, ombak menghadangiku
Akan aku lewati dengan ski boatku yang indah
Meskipun dia sudah lama ada bersamaku
Sekarang aku akan membuatnya menjadi baru
Menghilangkan kesedihan dihatinya.
posted by Asmawati Sy @ 11:57 AM   0 comments
Pilihan
Meski dunia itu menarik
Sedikit demi sedikit menjadi lebih cantik
Tapi pastikan hati anda tak terebut
Meski menampakan muka dengan keindahan atribut
Kemudian mencampakan anda dari ketenangan\hanya dgnomongan yang membanggakan
Di sisi Allahlah kehidupan yang pasti dibawah perlindungan yang maha melindunggi

Aku berpikir tentang dunia
Lemah, sedang keras…”braaek”
Apakah aku menjadi hambanya atau aku menjadi tuannya
Setelah aku tahu caranya, strateginya
Baru aku sadari, sekarang aku tuannya
Sebelum ku sadari kalau aku pernah jadi hambanya….
Tidak akan pernah aku biarkan diriku menjadi hambannya,,,tidak pernah..titik!
posted by Asmawati Sy @ 11:47 AM   0 comments
 
 
© Jiwa Merasa, Fisik Bekerja, Berkaryalah Penuh Makna
Templates by Blogger Templates
   Waktu PekanbaRu
   JeJaK KawaN
    Name :
    Web URL :
    Message :
   Kenalan Yook
    oggix.com : <a href=http://oggix.com> Free Shoutbox & Complete Blog Tools</a>
   Best Links
   Ukiran Kawan